[REVIEW] Anastasia Beverly Hills Subculture Palette (part 1)

by - August 11, 2017

Hi, Indonesians!

Kalian yang update soal dunia per-makeup-an pasti udah tau 'kan, kalo salah satu dari sekian perusahaan makeup ternama di dunia, Anastasia Beverly Hills, baru-baru ini merilis eyeshadow palette terbarunya?

Palette yang dinamai Subculture palette tersebut digadang-gadang sebagai saudara dari Modern Renaissance palette yang juga merupakan palette rilisan Anastasia Beverly Hills dan disebut-sebut sebagai salah satu dari beberapa palette paling ikonik yang ada saat ini.

Subculture palette dijual dengan harga 42 dolar Amerika atau setara 600.000 rupiah. Tapi biasanya kalo udah masuk di online shop Indonesia sih harganya kisaran antara 800.000 sampe 900.000 karena ketambahan shipping fee dan bea cukai.

Photo credit to Anastasia Beverly Hills

Dirilis online secara eksklusif di website resmi Anastasia Beverly Hills region US dan UK, Subculture palette berhasil sold out dalam waktu relatif sangat pendek. Gak heran sih, karena palette ini emang udah hyped-up banget sejak beberapa waktu lalu mulai dari beauty guru, beauty enthusiast, sampe fans dari produk Anastasia Beverly Hills. Selain online, palette ini juga akan dijual di toko retail seperti Sephora dan Ulta pada tanggal 15 Agustus mendatang.

Subculture palette sendiri merupakan palette permanen. Norvina selaku presiden dari Anastasia Beverly Hills juga udah ngasih konfirmasi kalo Subculture bukan palette edisi terbatas (limited edition) dan bakal terus diproduksi.


Palette yang punya masa pakai 6 bulan ini terdiri dari 14 shades, yang di antaranya 1 warna adalah metallic (bersifat reflektif dan mengandung shimmer), 2 warna adalah duochrome (terlihat seperti dua warna, tergantung pencahayaan atau lighting), dan 11 warna adalah ultra-matte.

Di dalamnya juga ada dual-sided synthetic brush yang bisa dipake buat aplikasi dan blending (membaurkan) warna eyeshadow.

Dari swatch Anastasia Beverly Hills Subculture palette di bawah ini, bisa diliat kalo pigmentasinya nampol banget dan semua warnanya bener-bener muncul.

Photo credit to eternallyflawless

Meski hype dari Subculture palette gede banget, ternyata di internet banyak review jelek tentang palette itu dan bilangnya kalo not recommended — termasuk para beauty guru di YouTube dan di Instagram yang awalnya juga ikut hyping up produk tersebut.

Bahkan baru sekitar 2 minggu setelah Subculture palette rilis, banyak akun-akun makeup news di Instagram semacam trendmood1 dan makeupcrayz yang nge-post kasak-kusuk dan berita miring kalo Subculture palette tuh gampang banget buat crumble dan gak solid, juga banyak fallout (butiran bubuk eyeshadow yang menyebar dan berjatuhan).

Yang paling banyak dibahas sama beauty community di internet adalah Anastasia Beverly Hills Subculture palette ini cepet banget buat hitting the pan (menyentuh dasar kemasan, cepet abis, digosok-gosok pake brush langsung ambyar). Isu itu yang paling banyak beredar, para beauty guru juga kebanyakan ngebahas soal itu.

Gak sedikit pihak yang berspekulasi kalo hal itu disebabkan karena pergantian formula dari Modern Renaissance palette yang sebelumnya berbahan dasar mica jadi berbahan dasar talc di Subculture palette, logikanya karena talc banyak dipake sebagai bahan dasar bedak jadi lebih halus dan lebih gampang buat "terbang".

Selain itu, banyak juga yang ngasih review kalo Subculture palette susah banget buat di-blend, meskipun pigmentasinya luar biasa pekat dan "nyala". Beberapa beauty guru juga komplain kalo warna-warnanya ketika di-blend berubah jadi abu-abu dan keruh — campur aduk gak karuan dan warnanya jelek.

Setelah berhari-hari bingung sendiri liat media sosial yang dipenuhi Subculture palette yang kayanya kacau banget, akhirnya YouTuber favorit aku sepanjang masa (karena dia selalu 100% jujur dan blak-blakan kalo nge-review suatu produk, dan dia juga kerja di industri kosmetik di suatu perusahaan produsen kosmetik), Stephanie Nicole, meng-upload video terbarunya tentang review, swatch, dan demo Anastasia Beverly Hills Subculture palette.

Review Anastasia Beverly Hills Subculture palette

Di video tersebut selain memberikan review, swatch, dan demo, Stephanie kurang lebih berhasil menjawab segala kekacauan yang mewarnai perilisan Subculture palette secara menyeluruh dan mendetail.

Gimana Anastasia Beverly Hills Subculture palette menurut kalian? Apakah kalian sendiri setuju sama review Stephanie Nicole? Would you buy this palette or not?

Got any questions and/or suggestions?
Kindly share them in the comment section below ♡

You May Also Like

0 comments